Laman

Rabu, 30 April 2014

Puisi Bin Cerita

Hay, Guys! kembali lagi bersama saya Edwina Tiur Lucia di "Something"
tau ga? ga? ya udah :3 *pergi*

*dateng lagi* ga jadi pergi deh :3
gini, gue tuh suka bikin puisi, tapi ga sebagus abang gue 3:




mulai yak?
ga?
ya udah *pergi*

SRIIINNNGGG
*tiba-tiba muncul*

nih puisinya, ketinggalan :3


Tragis

Langkahan kaki begitu terdengar
Setapak demi setapak ia hentakkan
Mendekati diriku ini
 Yang lemah tak berdaya ini

Matanya yang eksotis
Kemolekkan wajahnya 
Tubuhnya yang sempurna
Seakan menghipnotis mata ini
Membuat setiap kaum hawa
Tak dapat mengalihkan pandangannya

Diriku dibuatnya semakin susah untuk bernafas
Matanya memandangku
Senyumnya mengarah padaku
Tangannya terlambai-lambai
Memamerkan keindahan ototnya

Aku bahkan terpukau akan kegagahannya

Cara jalannya
Cara pandangnya
Meyakinkan ku bahwa dia adalah pria sejati

Hari demi hari
Kulewati seperti biasa
"seperti biasa" mendapatkan bullying 
dari mereka yang iri akan keahlianku

Tapi aku tak pernah patah semangat
Untuk tetap belajar di sekolah ini
Ada alasan yang kuat
Untuk ku agar tetap menetap di sini
Selain belajar..

Setiap hari aku menunggunya 
menunggu tapakan-tapakan kakinya 
untuk melewati diriku
yang mengaguminya 
sejak awal bertemu

Aku melihatnya!
Ia juga menatapku!
Ia membuka mulutnya
Seakan-akan ingin mengatakan sesuatu..

okay, aku siap

"Aduhh, cyiin, eyke ga nyangka deycch.. yey itu cewek ato cwok siichh? rambutnya brantakan, eyeshadow juga berantakan.. lipstick cemongan, matanya... iiihh item-item... eeiichh, yey juga ga nyadar yaai... uugghh liat dehh sepatunya beda sebelah!" 

oke, ini lol
apa?
 aku terkagum-kagum dengan seorang waria?
benarkah?

aku mengagumi seseorang yang lenje?
seseorang yang slalu ..??
hahh? Wariaa??

oke..
ini tragis
tragis..
TRAGISS!!!!!!!!!!!!


oke ini absurd.. 
oh ya, thanks udah mau ngunjungin :3 
  

1 komentar:

Give me some criticism, praise, suggestion, and applause ^.^